Tentang Bitcoin dan Blockchain
Hari ini kami akan menjawab pertanyaan membara yang banyak orang tanyakan di internet saat ini! Apa itu bitcoin? Dari mana asalnya? Gimana cara kerjanya? Apa itu penipuan?Apa itu layak dibeli atau cuma uang internet konyol yang digunakan para penjahat??
Ok, mari langsung kita bahas!!
Mempelajari bitcoin itu simpel,mari kita mulai dengan memahami apa Bitcoin itu dan perbedaannya dengan mata uang lain.Kalau kita bandingkan uang biasa kayak Rupiah Indonesia, Dolar Amerika, atau Dolar Australia, kita tahu mata uang tersebut dibuat dan didukung oleh suatu negara, pemerintah, dan bank sentralnya.
Mata uang tersebut digunakan oleh warga di dalam batas negaranya, dan punya persediaan tak terbatas... artinya mata uang tersebut bisa dicetak dan dibuat lagi kapan pun. Yang mana bisa menyebabkan inflasi. Nah di sinilah yang membuat Bitcoin berbeda.Persediaan Bitcoin itu terbatas, suplainya hanya ada 21 juta….udah itu aja.Nggak akan pernah diciptakan lagi. Menjadikannya lebih langka daripada Rupiah atau Dolar. Dan Bitcoin nggak terikat sama satu negara tertentu, pemerintah, atau bank sentral.Artinya itu nggak dikontrol sama siapa pun dan nggak bisa dihentikan siapa pun…
Jumlahnya yang 21 juta, ya tetap sama selamanya. Saya tahu kalian mikir apa sekarang.“Kok bisa kayak gitu? Gimana cara kerjanya? Dan.. apa (sih) artinya ‘nggak bisa diberhentikan’?” Yaa.. untuk memahami ini, kita perlu fokus pada dari mana asalnya Bitcoin dan teknologi apa yang menggerakkan itu…
Teknologinya disebut ‘Blockchain’ Bitcoin pertama kali diciptakan 12 tahun lalu oleh seseorang yang dipanggil ‘Satoshi Nakamoto’.Kita nggak tahu siapa orang misterius ini, entah itu satu orang atau sekumpulan orang, karena ketika prosesnya bermula dan Bitcoin didirikan, mereka menghilang. Jadi kita masih nggak tahu identitas aslinya Satoshi sampai hari ini.
Yang Satoshi (siapa pun dia ini) ciptakan, telah mengubah sejarah dunia dan internet selamanya.Satoshi menggunakan konsep dari beberapa pelopor uang internet terdahulu, tapi berhasil membuat itu bekerja dengan mengembangkan investasi pada teknologi yang dia sebut ‘Blockchain’?
Jadi apa itu Blockchain? Blockchain itu kadang sering dirujuk sebagai ‘Ledger yang Terdistribusi’.Terdistribusi karena semua punya aksesnya.dan ledger itu buku besar berisi kumpulan catatan transaksi Bitcoin.Yang anak akuntansi pasti paham istilah ledger/buku besar ini.
Kalau kita bicara tentang bank, sebagai contoh. Jutaan orang bisa memegang akun-akun di bank tertentu. Mereka semua punya akun masing-masing dan ledger/buku besarnya dipegang oleh bank tersebut. Kerap kali hanya banknya aja yang punya akses.Jadi kalau banknya mau di-hack, seseorang harus punya akses ke server internalnya kemudian bisa mengubah data di dalamnya. Ketika kalian ngirim uang ke seseorang, sebagai akibat kalian ngasih tahu ke bank, trus banknya yang membuat perubahan. Saldo akun seseorang bertambah, dan saldo akun kalian berkurang. Kalau kalian tarik tunai, bank memberi uang yang ada di cadangan mereka, kemudian mengurangi jumlah saldo akun kalian.Inilah persisnya di mana Bitcoin dan Blockchain sangat berbeda, dibanding mata uang biasa.
Blockchain itu ya persis kayak namanya; rantaian blok yang semuanya saling terhubung. Blok-blok ini mengandung informasi atau transaksi dan dicap waktunya serta diverifikasi sejenis matematika yang disebut Kriptografi.Cara kerja ini seperti notaris, yang memeriksa, menguji tempat dan waktu di dalam bloknya. Kemudian blok tersebut dikaitkan ke dalam rantai, terhubung dengan semua blok-blok informasi dan transaksi yang sebelumnya. Blok ini akan tinggal di posisi tersebut, sampai nanti dikaitkan lagi dengan blok-blok informasi transaksi yang akan datang selanjutnya. Informasi yang terkandung di dalam Blockchain semuanya tidak bisa diubah dan tidak bisa dikorupsi. Sekalinya ada di sana ya udah. Transaksi itu bakal tetap ada di sana selamanya.
Nah, sekarang yang bikin blockchain ini unik adalah semuanya nggak dikumpulkan dan disimpan di satu lokasi, melainkan Blockchain Bitcoin ini terdapat di berjuta-juta komputer di seluruh dunia. Orang-orang yang menyimpan dan menambahkan blok-blok pada Blockchain ini dipanggil ‘miners’ (penambang) mereka mendapat bayaran Bitcoin sebagai jasa menyediakan dan menjalankan sistem mesin Blockchain ini melalui komputer mereka masing-masing. Bicarain teknisnya ini sedikit rumit. Jadi, karena Blockchain berisi informasi ini disimpan pada jutaan komputer yang berbeda di seluruh dunia,ketika ada transaksi baru atau sepotong informasi ditambahkan ke blok, sistemnya berbicara dengan semua komputer-komputer lain yang menjalankan Blockchain Bitcoin. Ketika sudah mencatat cukup transaksi lalu terkunci di tempatnya dan keseluruhan jaringan di-update bahwa transaksi tersebut telah terjadi.Proses ini biasanya butuh waktu sekitar 10 menit. Jadi semisal saya mau kirim 1 Bitcoin ke teman, transaksinya bakal dicatat trus dibagikan ke banyak komputer lain di seluruh dunia.10 menit kemudian Bitcoin tersebut akan muncul di dompet Bitcoin teman saya.Inilah kenapa Bitcoin itu begitu menakjubkan,
Kalian nggak butuh bank atau perantara seperti BRI, BCA, atau PayPal untuk memproses transaksi. Jaringan Bitcoin itu nggak bisa di-hack/diretas dan nggak dapat dikorupsi, karena kalau ada yang mau nge-hack mereka perlu punya akses ke lebih dari 51% jumlah komputer di dunia yang menjalankan Blockchain Bitcoin.Pada dasarnya tidak mungkin.Menjadikan Bitcoin sebagai jalan paling aman dan terpercaya untuk melakukan transaksi pengiriman informasi berharga apa pun.
Harga Bitcoin telah meningkat tajam selama beberapa tahun dan telah mengalami banyak siklus ledakan harga naik dan jatuhnya harga turun.Transaksi pertama yang pernah terjadi adalah seorang pria di bulan Mei 2010 yang membayar 2 pizza dengan 10 ribu Bitcoin.Yang mana pada waktu saya menulis artikel ini, nilai 10 ribu Bitcoin itu lebih dari 140 Juta Dolar Amerika.Rasanya kayak mau nangis dengernya.Uang sebanyak itu hanya untuk beli 2 pizza.
Karena harga Bitcoin sangat tinggi sekarang, kalian mungkin pikir telah melewatkan kesempatan untuk beli satu. Di sini kalian salah. Setiap Bitcoin bisa dibagi sampai menjadi 8 tempat desimal (atau 8 digit angka di belakang koma). Jadi pada dasarnya kalian bisa memiliki 0 , 0 0 0 0 0 0 0 1 bagian Bitcoin. Pecahan kecil ini dinamakan ‘Sat’, sesuai dengan nama penemunya yang misterius, Satoshi. Nah, sementara saya nggak bisa memberikan nasihat , karna kami bukan penasihat keuangan .
Kami bisanya memberikan informasi yang mendidik, dan kalau kalian perhatikan nilai Bitcoin, itu berlanjut naik dan naik terus.Selalu pulih dari siklus ledakan harga naik dan jatuhnya harga turun. Kami baru hanya menyinggung permukaan dari penerapannya di seluruh dunia. Dan sekarang dengan adanya pandemi di 2020, kalian bisa lihat orang-orang kehilangan kepercayaan mereka pada mata uang dalam negeri mereka karena nilainya yang berkurang disebabkan inflasi dan pencetakan uang berlebih.
Bitcoin telah bertahan teguh dan bahkan telah diadopsi secara institusional sebagai opsi pembayaran yang sah oleh banyak bank di luar dan juga PayPal.Bayangkan apa yang bakal terjadi kalau setidaknya 10% populasi bumi yang 7 miliar, ingin mencoba dan memiliki beberapa Bitcoin dari yang totalnya 21 juta tadi. Harganya masih bisa naik jauh tinggi sekali,kemungkinan membuatnya jadi salah satu peluang investasi terbaik kalian seumur hidup karena bentuk uang digital ini mulai menjadi lebih diterapkan. Dan siapa tahu, nantinya bisa menjadi metode yang disukai untuk membayar online atau menyimpan aset berharga. Kayak emas digital. Baik, sekarang kembali ke kalian.
Gimana menurut kalian? Apa kalian sudah beli Bitcoin? Kalian pikir ini bakal lebih mainstream nantinya daripada sekarang?
Kami akan terus update lebih banyak artikel tentang cara terbaik untuk membeli, menyimpan, dan menggunakan Bitcoin serta mata uang Crypto lain.Jadi, pastikan kalian sudah subscribe ke channel ini dan pencet tombol loncengnya biar dapat notif tentang info terbaik dan terbaru dari kami.
Kalau kalian belajar sesuatu dari artikel ini dan dirasa bermanfaat, kasih komenya! Terima kasih sudah menyimak artikel ini hari ini, dan sampai jumpa...
Komentar
Posting Komentar